akademitaruna.com – Bintara Polri menjadi salah satu jalur penerimaan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dapat diikuti lulusan SMA/sederajat maupun peserta dengan jenjang pendidikan tertentu sesuai formasi yang dibuka.
Pada penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026, peserta yang dinyatakan lulus seleksi mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri selama lima bulan. Setelah menyelesaikan pendidikan, peserta dilantik menjadi Bintara Polri dengan pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda).
Polri menetapkan kuota didik Bintara TA 2026 sebanyak 5.141 orang, terdiri dari 4.141 pria dan 1.000 wanita. Pendidikan pembentukan dibuka pada 20 Juli 2026 dan dijadwalkan berakhir pada 16 Desember 2026.
Namun, untuk sampai ke tahap pendidikan, peserta harus melewati berbagai rangkaian seleksi. Mulai dari pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, akademik, ujian komputer, kemampuan jasmani, hingga penelusuran mental kepribadian.
Lantas, apa saja tahapan tes Bintara Polri, syarat fisik, dan nilai yang perlu diperhatikan? Simak selengkapnya berikut ini.
Tahapan Tes Bintara Polri Terbaru
Berdasarkan rangkaian seleksi Bintara Polri TA 2026, peserta mengikuti beberapa tahapan pemeriksaan dan pengujian. Jadwal serta jenis tes dapat berbeda berdasarkan jalur Bintara yang dipilih, sehingga peserta tetap perlu melihat pengumuman resmi sesuai formasinya.
1. Pemeriksaan Administrasi Awal
Tahap pertama adalah pemeriksaan administrasi atau Rikkmin awal. Pada tahap ini, panitia memeriksa kelengkapan dan keabsahan dokumen peserta.
Dokumen yang diperiksa antara lain identitas diri, kartu keluarga, akta kelahiran, ijazah, dokumen nilai, SKCK, serta persyaratan administrasi lainnya.
Untuk lulusan SMA/sederajat, terdapat ketentuan nilai yang harus dipenuhi. Pada penerimaan 2026, misalnya, lulusan tahun 2021–2025 harus memiliki nilai rata-rata ijazah minimal 70,00 atau B, dengan ketentuan khusus bagi peserta dari sejumlah Polda di wilayah Papua.
2. Pemeriksaan Kesehatan Tahap I
Peserta yang memenuhi persyaratan administrasi melanjutkan ke Rikkes I.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta berdasarkan standar yang ditetapkan Polri. Karena pemeriksaan resmi memiliki ketentuan tersendiri, calon peserta sebaiknya tidak hanya mengandalkan daftar pemeriksaan yang beredar di media sosial.
Melakukan pemeriksaan kesehatan mandiri sebelum seleksi dapat menjadi langkah persiapan untuk mengetahui kondisi kesehatan lebih awal.
3. Tes Psikologi Tahap I
Tes psikologi tahap I dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Tahap ini menjadi salah satu bagian penting dalam seleksi Bintara Polri. Pada penerimaan 2026, peserta harus memperoleh nilai akhir psikologi minimal 61 untuk memenuhi batas yang ditentukan.
Karena menggunakan komputer, peserta sebaiknya membiasakan diri mengerjakan latihan soal dengan batas waktu. Selain memahami tipe soal, kemampuan mengatur waktu juga penting.
4. Tes Akademik Bintara Polri
Tes akademik juga menjadi bagian dari rangkaian seleksi. Pada penerimaan 2026, uji akademik dilaksanakan menggunakan sistem CAT.
Materi yang diujikan antara lain:
- Pengetahuan Umum;
- Wawasan Kebangsaan;
- Pancasila;
- UUD 1945;
- NKRI;
- Bhinneka Tunggal Ika;
- Wawasan Nusantara;
- Kewarganegaraan;
- Penalaran Numerik; dan
- Bahasa Inggris.
Artinya, persiapan materi tes akademik Bintara Polri tidak cukup hanya dengan menghafal pengetahuan umum. Peserta juga perlu melatih kemampuan numerik dan Bahasa Inggris.
5. Ujian Komputer
Selain tes akademik, sejumlah jalur Bintara juga memiliki Ujian Komputer sebagai tahapan tersendiri.
Pada penerimaan Bintara TA 2026, ujian komputer mencakup kemampuan menggunakan:
- Microsoft Word;
- Microsoft Excel; dan
- Microsoft PowerPoint.
Peserta yang belum terbiasa menggunakan aplikasi tersebut sebaiknya mulai berlatih sejak awal. Jangan sampai sudah siap menghadapi soal akademik, tetapi justru kewalahan saat berhadapan dengan Excel. Excel memang bukan monster, tapi tetap bisa bikin panik kalau belum pernah latihan.
6. Tes Mental Ideologi
Tes Mental Ideologi atau MI juga menjadi bagian dari rangkaian seleksi pada jalur yang dipersyaratkan.
Tahap ini berkaitan dengan pemahaman peserta terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Persiapan dapat dilakukan dengan memahami Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, serta wawasan kebangsaan secara menyeluruh.
7. Pemeriksaan Kesehatan Tahap II
Peserta yang memenuhi persyaratan pada tahapan sebelumnya akan melanjutkan ke Rikkes II.
Pemeriksaan kesehatan tahap II merupakan bagian dari rangkaian seleksi lanjutan sebelum peserta mengikuti tahapan berikutnya.
Peserta sebaiknya menjaga kondisi tubuh sejak masa persiapan, termasuk pola tidur, aktivitas fisik, dan pola hidup sehat.
8. Uji Kemampuan Jasmani dan Antropometri
Kemampuan fisik menjadi bagian penting dalam tes Bintara Polri.
Dalam jadwal seleksi Bintara 2026, peserta mengikuti Uji Kemampuan Jasmani (UKJ) dan antropometri.
Persiapan sebaiknya tidak hanya berfokus pada kemampuan berlari. Latihan perlu dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan daya tahan tubuh, kekuatan otot, teknik gerakan, serta kesiapan fisik menghadapi rangkaian pengujian.
Latihan secara bertahap juga penting untuk mengurangi risiko cedera akibat peningkatan intensitas yang terlalu cepat.

Peserta mengikuti uji kemampuan jasmani sebagai salah satu tahapan seleksi Bintara Polri.
Sumber: Dokumentasi Seleksi Bintara Polri. Foto: Humas Polri/Polda DIY.
9. Tes Psikologi Tahap II
Setelah melalui rangkaian pengujian, peserta mengikuti psikologi tahap II.
Tahapan ini merupakan bagian dari pendalaman aspek psikologi peserta. Karena itu, peserta sebaiknya menjawab pertanyaan secara jujur dan konsisten dengan kondisi serta pengalaman yang sebenarnya.
10. PMK, Administrasi Akhir, dan Sidang Kelulusan
Tahapan berikutnya adalah Penelusuran Mental Kepribadian (PMK) dan pemeriksaan administrasi akhir.
Setelah seluruh tahapan selesai, proses dilanjutkan dengan supervisi Panitia Pusat dan sidang akhir kelulusan sesuai jadwal seleksi.
Dengan demikian, seleksi Bintara Polri tidak hanya mengandalkan nilai akademik atau kemampuan fisik. Peserta harus memenuhi berbagai persyaratan dan melewati setiap tahapan yang ditetapkan.
Berapa Tinggi Badan Minimal Bintara Polri?
Salah satu syarat fisik Bintara Polri yang banyak ditanyakan adalah tinggi badan.
Namun, ketentuannya tidak sama untuk semua jalur.
Pada penerimaan Bintara PTU Berkemampuan SPKT, Bintara Berkemampuan Intelijen, dan Bintara Polair TA 2026, tinggi badan minimal yang ditetapkan adalah:
|
Peserta |
Tinggi Badan Minimal |
|
Pria |
165 cm |
| Wanita |
160 cm |
Beberapa formasi Bakomsus memiliki ketentuan tinggi badan yang berbeda. Karena itu, peserta perlu melihat persyaratan berdasarkan jalur yang dipilih dan tidak hanya menggunakan satu angka sebagai patokan seluruh penerimaan Bintara.
Syarat Fisik Bintara Polri yang Perlu Diperhatikan
Selain tinggi badan, peserta harus memenuhi persyaratan kesehatan dan ketentuan fisik yang ditetapkan dalam pengumuman penerimaan.
Pada penerimaan 2026, peserta antara lain diwajibkan:
- sehat jasmani dan rohani;
- bebas narkoba berdasarkan pemeriksaan kesehatan;
- tidak bertato;
- tidak memiliki tindik pada anggota badan, dengan pengecualian tertentu sesuai ketentuan;
- memenuhi tinggi badan sesuai jalur yang dipilih; dan
- memenuhi pemeriksaan kesehatan serta antropometri.
Karena standar pemeriksaan dapat berubah pada setiap penerimaan, calon peserta sebaiknya selalu menggunakan pengumuman resmi Polri sebagai acuan utama.
Berapa Nilai Minimal Tes Bintara Polri?
Istilah “nilai aman” sering digunakan oleh calon peserta. Namun, perlu dibedakan antara nilai batas lulus dan nilai yang menjamin peserta terpilih.
Pada penerimaan Bintara Polri 2026, nilai akhir psikologi minimal yang dipersyaratkan adalah 61.
Untuk uji kemampuan jasmani, terdapat Nilai Batas Lulus (NBL) 41,00 untuk jalur Bintara tertentu. Ketentuan tersebut tidak dapat digeneralisasikan kepada seluruh formasi karena setiap jalur memiliki ketentuan seleksi masing-masing.
Dengan demikian, mencapai nilai batas lulus bukan berarti peserta otomatis dinyatakan sebagai peserta terpilih. Peserta tetap harus mengikuti keseluruhan proses seleksi dan mekanisme penilaian yang berlaku.
Tips Persiapan Tes Bintara Polri
Agar persiapan lebih terarah, calon peserta dapat melakukan beberapa hal berikut:
- Latihan fisik secara konsisten
Bangun kemampuan daya tahan, kekuatan, dan kebugaran secara bertahap. Jangan langsung melakukan latihan berat jika tubuh belum terbiasa.
- Biasakan latihan dengan CAT
Gunakan latihan berbasis komputer agar terbiasa mengerjakan soal dengan batas waktu.
- Kuasai materi akademik
Fokus pada Pengetahuan Umum, Wawasan Kebangsaan, Penalaran Numerik, dan Bahasa Inggris sesuai ketentuan yang berlaku.
- Latih kemampuan Microsoft Office
Pelajari fungsi dasar hingga latihan praktik Word, Excel, dan PowerPoint.
- Periksa kesehatan sejak awal
Pemeriksaan kesehatan mandiri dapat membantu mengetahui kondisi tubuh sebelum mengikuti Rikkes resmi.
- Pantau informasi resmi
Persyaratan dan jadwal penerimaan dapat berubah setiap tahun. Pastikan informasi terbaru berasal dari portal resmi Penerimaan Polri.
Persiapkan Tes Bintara Polri Bersama Akademi Taruna
Rangkaian seleksi yang cukup panjang membuat persiapan sebaiknya dilakukan secara terstruktur. Peserta tidak hanya perlu berlatih soal, tetapi juga mempersiapkan psikologi, kemampuan jasmani, dan kesiapan menghadapi sistem ujian berbasis komputer.
Melalui program Bimbel Bintara Polri Akademi Taruna, peserta dapat memperoleh pendampingan untuk latihan akademik, simulasi tes psikologi, latihan berbasis komputer, serta persiapan jasmani sesuai kebutuhan seleksi.
Siap Mempersiapkan Seleksi Bintara Polri?
Dapatkan pemetaan kemampuan, simulasi tes akademik dan psikologi, serta konsultasi program persiapan Bintara Polri bersama tim Akademi Taruna.
Konsultasi Gratis dengan Tim Akademi Taruna dan mulai persiapkan diri menghadapi seleksi secara lebih terarah.
FAQ Seputar Tes Bintara Polri
Apa saja tahapan tes Bintara Polri?
Tahapan seleksi meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, akademik, ujian komputer pada jalur yang dipersyaratkan, kesehatan tahap II, kemampuan jasmani dan antropometri, psikologi tahap II, PMK, administrasi akhir, hingga sidang kelulusan. Urutan dan jenis tes dapat berbeda sesuai jalur penerimaan.
Berapa tinggi badan minimal Bintara Polri?
Untuk Bintara PTU Berkemampuan SPKT, Bintara Berkemampuan Intelijen, dan Bintara Polair TA 2026, tinggi minimal adalah 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita. Formasi tertentu dapat memiliki ketentuan berbeda.
Berapa nilai minimal tes psikologi Bintara Polri?
Pada penerimaan Bintara Polri TA 2026, nilai akhir psikologi minimal yang dipersyaratkan adalah 61. Angka tersebut merupakan batas yang ditetapkan dalam seleksi, bukan jaminan otomatis terpilih.
Apa saja materi tes akademik Bintara Polri?
Materinya meliputi Pengetahuan Umum, Wawasan Kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, Wawasan Nusantara, Kewarganegaraan, Penalaran Numerik, dan Bahasa Inggris.
Apakah tes Bintara Polri menggunakan CAT?
Ya. Pada penerimaan 2026, CAT digunakan dalam beberapa tahapan, termasuk psikologi dan uji akademik. Ujian komputer juga menjadi bagian tersendiri pada jalur yang dipersyaratkan.
Apakah lulusan SMA bisa mendaftar Bintara Polri?
Bisa, selama memenuhi persyaratan pendidikan, usia, kesehatan, administrasi, serta ketentuan lain yang ditetapkan untuk jalur penerimaan yang dipilih.
Apakah Bintara Polri langsung mendapat pangkat Bripda?
Peserta harus terlebih dahulu dinyatakan lulus seleksi dan menyelesaikan pendidikan pembentukan Bintara Polri. Setelah memenuhi ketentuan pendidikan, peserta dilantik sebagai Bintara Polri dengan pangkat Brigadir Polisi Dua atau Bripda.
Kapan pendaftaran Bintara Polri dibuka?
Pada penerimaan TA 2026, pendaftaran online dan verifikasi berlangsung pada 9–30 Maret 2026. Untuk penerimaan berikutnya, calon peserta perlu menunggu pengumuman resmi Polri karena jadwal dapat berubah setiap tahun.
Referensi Resmi
- Pengumuman Resmi Penerimaan Polri:
Pengumuman Kapolri No. PENG/7/III/DIK.2.1./2026 tentang Penerimaan Bintara Polri TA 2026 — Portal Resmi Penerimaan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. - Jadwal & Tahapan Seleksi Resmi:
Jadwal dan Alur Tahapan Seleksi Bintara Polri TA 2026 — Panduan Resmi Jadwal Verifikasi, Tes CAT, Jasmani, hingga Sidang Akhir. - Portal Informasi Pendidikan & Edukasi:
Kompas Edu: Panduan Syarat, Tinggi Badan, dan Tahapan Tes Bintara Polri — Liputan Berita Informasi Syarat Masuk dan Ketentuan Nilai Minimal Seleksi Bintara. - Portal Informasi Berita & Panduan Karier:
Detik Edu: Rincian Materi Ujian CAT, Tes Fisik, dan Kesehatan Bintara Polri — Ulasan Berita Persiapan Materi Tes Akademik, Psikologi, dan Kesamaptaan Jasmani.


