Menjadi perwira Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merupakan cita-cita banyak siswa setelah menyelesaikan pendidikan SMA. Salah satu jalur yang dapat ditempuh adalah Akademi Kepolisian atau Akpol.
Namun, sebelum melakukan pendaftaran, calon peserta perlu memahami syarat daftar Akpol terlebih dahulu. Persyaratannya tidak hanya berkaitan dengan pendidikan dan nilai akademik, tetapi juga mencakup usia, tinggi badan, kesehatan, administrasi, hingga kesiapan mengikuti seluruh rangkaian seleksi.
Pada penerimaan Taruna/i Akpol Tahun Anggaran 2026, Polri membuka kuota sebanyak 300 peserta didik. Pendidikan dilaksanakan selama tiga tahun di Akpol Lemdiklat Polri, Semarang, Jawa Tengah.
Memahami persyaratan sejak awal dapat membantu calon peserta mengetahui apakah dirinya sudah memenuhi ketentuan sekaligus menentukan bagian yang masih perlu dipersiapkan.
Lalu, apa saja syarat masuk Akpol 2026?
Syarat Daftar Akpol 2026
Berdasarkan pengumuman resmi penerimaan Taruna/i Akpol TA 2026, calon peserta harus memenuhi persyaratan umum dan persyaratan khusus yang telah ditetapkan.
Berikut beberapa ketentuan utama yang perlu diperhatikan.
1. Warga Negara Indonesia
Peserta penerimaan Taruna/i Akpol harus merupakan Warga Negara Indonesia, baik pria maupun wanita.
Calon peserta juga harus beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Selain itu, peserta harus memiliki perilaku yang baik serta tidak pernah melakukan tindak pidana yang dibuktikan dengan dokumen sesuai ketentuan penerimaan.
2. Memenuhi Batas Usia
Usia menjadi salah satu hal yang wajib diperhatikan sebelum melakukan pendaftaran.
Pada penerimaan Akpol 2026, calon peserta harus berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan.
Peserta juga harus berusia minimal 18 tahun ketika nantinya diangkat menjadi anggota Polri.
Karena batas usia dihitung berdasarkan waktu tertentu, calon peserta sebaiknya tidak hanya melihat tahun kelahiran. Periksa tanggal lahir dan tanggal pembukaan pendidikan agar perhitungannya tepat.
3. Lulusan SMA/MA atau Sederajat
Calon peserta harus memiliki ijazah minimal SMA/MA atau sederajat sesuai dengan ketentuan penerimaan.
Untuk lulusan tahun 2021 sampai 2025, nilai rata-rata ijazah minimal yang dipersyaratkan adalah 75,00 atau B bagi sistem penilaian menggunakan huruf.
Sementara itu, bagi lulusan tahun 2026, nilai rata-rata rapor semester V kelas XII minimal 80,00 atau A.
Terdapat ketentuan khusus mengenai nilai bagi peserta berdasarkan kelompok usia dan wilayah tertentu. Oleh karena itu, calon peserta perlu membaca pengumuman resmi secara menyeluruh sebelum melakukan pendaftaran.
Berapa Tinggi Badan untuk Masuk Akpol?
Selain pendidikan dan nilai, tinggi badan juga termasuk persyaratan yang harus dipenuhi.
Pada penerimaan Akpol 2026, tinggi badan minimal yang ditetapkan adalah:
|
Peserta |
Tinggi Badan Minimal |
|
Pria |
165 cm |
| Wanita |
163 cm |
Berat badan juga harus seimbang dengan tinggi badan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengukuran dilakukan oleh panitia menggunakan alat ukur yang telah ditentukan. Karena itu, hasil pengukuran mandiri di rumah sebaiknya hanya digunakan sebagai gambaran awal.
Syarat Status Pernikahan
Calon peserta Akpol harus belum pernah menikah secara hukum positif, agama, maupun adat.
Peserta wanita juga belum pernah hamil atau melahirkan. Selain itu, peserta belum pernah memiliki anak biologis atau anak kandung.
Peserta yang diterima juga harus bersedia untuk tidak menikah selama menjalani pendidikan pembentukan.
Syarat Tato dan Tindik
Calon peserta tidak diperbolehkan memiliki tato maupun tindik pada anggota badan.
Pengecualian dapat diberikan apabila tato atau tindik tersebut disebabkan oleh ketentuan agama atau adat sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam proses penerimaan.
Syarat Kesehatan
Kondisi kesehatan menjadi bagian penting dalam proses seleksi Akpol.
Calon peserta harus sehat secara jasmani dan rohani serta dinyatakan bebas narkoba berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh panitia.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan melalui beberapa tahapan sesuai jadwal dan ketentuan penerimaan.
Karena itu, persiapan sebaiknya tidak hanya berfokus pada belajar. Menjaga pola tidur, berolahraga secara rutin, dan menerapkan pola hidup sehat juga penting dilakukan sebelum mengikuti seleksi.
Syarat Domisili
Pada penerimaan Akpol 2026, calon peserta pada prinsipnya harus memiliki domisili minimal dua tahun di wilayah Polda tempat mendaftar.
Ketentuan tersebut dibuktikan melalui dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga serta KTP atau Kartu Identitas Anak.
Terdapat ketentuan tertentu bagi peserta yang memiliki masa domisili kurang dari dua tahun, termasuk berdasarkan riwayat sekolah dan kondisi domisili bersama orang tua.
Karena aturan domisili cukup detail, calon peserta sebaiknya memastikan data pada dokumen kependudukan sudah sesuai sebelum mendaftar.
Bersedia Menjalani Ikatan Dinas
Peserta yang diterima sebagai Taruna/i Akpol harus bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama selama 10 tahun, terhitung sejak diangkat menjadi Perwira Polri.
Peserta juga harus memperoleh persetujuan dari orang tua atau wali dan tidak sedang terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Selain memenuhi persyaratan, calon peserta perlu menyiapkan berbagai dokumen untuk proses pendaftaran dan verifikasi.
Beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan antara lain:
- KTP atau Kartu Identitas Anak bagi yang belum memiliki KTP.
- Kartu Keluarga.
- Akta kelahiran.
- Ijazah dan dokumen nilai sesuai persyaratan.
- SKCK.
- Pas foto.
- Surat persetujuan orang tua atau wali.
- Surat permohonan menjadi anggota Polri.
- Surat pernyataan belum pernah menikah.
- Daftar riwayat hidup.
- Surat perjanjian Ikatan Dinas Pertama.
- Surat pernyataan tidak terikat perjanjian dengan instansi lain.
- Surat pernyataan peserta dan orang tua atau wali sesuai ketentuan.
Dokumen asli dan fotokopi perlu dipersiapkan untuk proses verifikasi. Pastikan nama, tempat tanggal lahir, serta data lainnya konsisten di setiap dokumen.
Tahapan Seleksi Akpol 2026
Memenuhi syarat daftar Akpol belum berarti peserta otomatis diterima. Setelah proses pendaftaran dan verifikasi, calon Taruna/i masih harus mengikuti berbagai tahapan seleksi.
Pada tingkat daerah, tahapan seleksi antara lain:
- Pemeriksaan administrasi awal.
- Pemeriksaan kesehatan tahap I.
- Tes psikologi tahap I menggunakan CAT.
- Tes akademik menggunakan CAT.
- Ujian komputer.
- Tes mental ideologi.
- Pemeriksaan EKG.
- Ujian kemampuan jasmani, termasuk kesamaptaan dan renang.
- Pemeriksaan antropometrik.
- Pemeriksaan kesehatan tahap II.
- Pendalaman PMK dan wawancara psikologi.
- Pemeriksaan administrasi akhir.
- Sidang terbuka penetapan kelulusan tingkat daerah.
Peserta yang berhasil melewati seleksi tingkat daerah kemudian mengikuti rangkaian seleksi tingkat pusat.
Tahapan tersebut meliputi pemeriksaan administrasi dan kesehatan, tes akademik, psikologi wawancara, pendalaman PMK, kemampuan jasmani, pemeriksaan antropometrik, pemeriksaan penampilan, hingga sidang terbuka penetapan kelulusan tingkat pusat.
Dengan memahami tahapan seleksi sejak awal, calon peserta dapat menentukan bagian mana yang perlu lebih banyak dilatih, baik akademik, fisik, maupun psikologi.
Materi Tes Akademik Akpol
Tes akademik menjadi salah satu bagian yang perlu dipersiapkan dengan serius.
Pada seleksi tingkat daerah, materi yang diujikan melalui CAT meliputi:
- Pengetahuan umum, termasuk Undang-Undang Kepolisian.
- Wawasan kebangsaan.
- Penalaran numerik.
- Bahasa Indonesia.
Selain itu, peserta juga mengikuti ujian komputer yang mencakup Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint.
Sementara pada seleksi tingkat pusat, materi tes akademik mencakup Tes Potensi Akademik (TPA) dan Bahasa Inggris.
Bagi calon peserta yang ingin mengetahui kemampuan sebelum menghadapi tes, latihan soal secara rutin dapat membantu mengenali materi yang masih perlu diperkuat.
Tidak perlu menunggu mendekati jadwal ujian untuk mulai berlatih. Semakin awal terbiasa dengan pola soal dan batas waktu pengerjaan, semakin mudah menentukan strategi belajar.
Cara Daftar Akpol
Pendaftaran Taruna/i Akpol dilakukan melalui portal resmi Penerimaan Polri.
Secara umum, proses pendaftaran dilakukan dengan langkah berikut:
- Membuka portal resmi Penerimaan Polri.
- Memilih jenis seleksi Taruna/i Akpol.
- Mengisi formulir pendaftaran menggunakan data yang benar.
- Memasukkan NIK sesuai data kependudukan.
- Mengisi data pribadi dan orang tua atau wali.
- Mendapatkan nomor registrasi, username, dan password.
- Mengunggah dokumen yang dipersyaratkan.
- Mencetak formulir registrasi.
- Mengikuti proses verifikasi secara offline di Polres.
- Membawa dokumen asli dan fotokopi sesuai ketentuan.
Untuk penerimaan TA 2026, pendaftaran dilakukan melalui portal resmi Penerimaan Polri. Jadwal dan ketentuan penerimaan dapat berubah pada periode berikutnya, sehingga calon peserta perlu memantau pengumuman terbaru.
Tips Persiapan Sebelum Daftar Akpol
Kalau sudah memiliki target masuk Akpol, persiapan sebaiknya dimulai sebelum pendaftaran dibuka.
1. Periksa Dokumen Sejak Awal
Pastikan KTP, KK, akta kelahiran, ijazah, dan dokumen lainnya memiliki data yang sesuai.
Jika terdapat perbedaan data, lakukan perbaikan sebelum masa pendaftaran agar tidak mengganggu proses verifikasi.
2. Jaga Kondisi Fisik
Mulailah berolahraga secara rutin. Latihan dapat difokuskan pada daya tahan tubuh, kekuatan, kesamaptaan, dan kemampuan renang.
Tidak perlu langsung memaksakan diri. Yang lebih penting adalah latihan teratur dan meningkatkan kemampuan secara bertahap.
3. Perkuat Kemampuan Akademik
Pelajari materi pengetahuan umum, wawasan kebangsaan, Bahasa Indonesia, penalaran numerik, serta materi lain yang tercantum dalam ketentuan seleksi.
Latihan menggunakan sistem CAT juga dapat membantu membiasakan diri mengerjakan soal dalam waktu terbatas.
4. Latihan Psikologi
Tes psikologi membutuhkan konsentrasi dan konsistensi.
Biasakan mengerjakan latihan soal psikologi untuk memahami pola pertanyaan. Namun, jangan mencoba menghafalkan jawaban hanya agar terlihat memiliki kepribadian tertentu.
Jawablah secara jujur dan konsisten.
5. Hindari Calo dan Janji Kelulusan
Jangan mudah percaya kepada pihak yang mengaku dapat menjamin kelulusan Akpol dengan meminta sejumlah uang atau menawarkan jalur khusus.
Polri menegaskan bahwa penerimaan Akpol 2026 dilakukan melalui jalur reguler nasional dan tidak terdapat kuota khusus, kuota Mabes, maupun kuota tambahan.
Jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan, jangan langsung percaya. Proses seleksi harus diikuti sesuai prosedur resmi.
Masih bingung harus mulai dari mana untuk mempersiapkan seleksi Akpol? Jangan sampai persiapan dilakukan tanpa arah yang jelas. Anda bisa mendapatkan arahan lebih lanjut melalui konsultasi gratis bersama Akademi Prestasi untuk membahas persiapan masuk Akpol maupun sekolah kedinasan, mulai dari tahapan seleksi hingga strategi persiapannya.
Referensi
- Kepolisian Negara Republik Indonesia. (2026). Penerimaan Taruna/i Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026.
Lihat Portal Penerimaan Polri - Kepolisian Negara Republik Indonesia. (2026). Pengumuman Penerimaan Taruna/i Akpol Tahun Anggaran 2026.
Penerimaan Polri – Akpol 2026 - Kepolisian Negara Republik Indonesia. (2026). Jadwal dan Tahapan Seleksi Penerimaan Akpol Tahun Anggaran 2026.
Informasi Seleksi Penerimaan Polri - Kepolisian Negara Republik Indonesia. (2026). Portal Resmi Penerimaan Anggota Polri.
Portal Resmi Penerimaan Polri

